Syekh Ali Jaber Wafat, MUI: Beliau Cinta NKRI Sepenuh Hati
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Syekh Ali Jaber Wafat, MUI: Beliau Cinta NKRI Sepenuh Hati

Terbit 16 January 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Hadits / Kiai Cholil Nafis / MUI / Nasional / Syekh Ali Jaber / syelh ali jaber wafat


JAKARTA–Sekretaris Jenderal MUI Pusat, Buya Amirsyah Tambunan telah menyampaikan duka atas kepergiaan ulama kharismatik Syekh Ali Jaber di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta, Kamis (14/1/2021) pagi.

“MUI turut berduka cita atas wafatnya Syekh Ali Jaber. Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Salah satu murid Syekh ali Jaber menjelaskan ulama asal Madinah ini meninggal pada Kamis sekitar pukul 09.00 di Rumah Sakit Yarsi. Semoga akhir hayat beliau khusnul khotimah,” ujarnya Buya Amirsyah di Jakarta.

BACA JUGA: Kesaksian Sejumlah Tokoh tentang Kondisi Jenazah Syekh Ali Jaber: Wajahnya Tersenyum

Ketua MUI Bidang Dakwah, KH Chalil Nafis, menyampaikan bahwa Syekh Ali Jaber merupakan orang yang shalih dan dai yang istiqamah. Dia berdoa semoga Syekh Ali diampuni segala dosanya dan diterima semua amal baiknya.

Dalam catatan Kiai Cholil, sosok Syekh Ali Jaber merupakan sosok rendah hati. Itu terlihat pada pada 2015 ketika terjadi perbedaan pendapat tentang ibadah qurban yang disoal publik. Syekh Ali Jaber dengan rendah hati datang ke MUI dan menyampaikan permintaan maaf secara tertulis kepada umat Islam dan meminta kepada ulama-ulama Indonesia.

Selain sosok yang rendah hati, dalam pandangan Kiai Cholil, Syekh Ali Jaber juga tidak diragukan kecintaannya kepada Indonesia. Syekh Ali lahir dan besar di Arab Saudi dan status awalnya adalah warga Arab Saudi, namun cintanya kepada Indonesia sepenuh hati.

“Dalam pergaulan keseharian dan interaksi personal, sangat rendah hati dan selalu menekankan persatuan. Cintanya kepada Indonesia tidak diragukan meskipun lahir dan besar bahkan status awalnya adalah warga negara Arab Saudi. Tetapi cintanya kepada NKRI sepenuh hati. Almarhum menjadikan Islam sebagai keyakinan yang mendorongnya mencintai Indonesia,” ungkapnya.

BACA JUGA: Ari Untung Ungkap Isi Voice Note Terakhir dari Syekh Ali Jaber

Kiai Cholil menambahkan, Syekh Ali juga rela menyelenggarakan dakwah bermodal koceknya sendiri melalui yayasannya. Beliau juga ikhlas mendatangi pelosok negeri untuk terus berdakwah.

“Bahkan peristiwa ditusuknya beliau pun tidak menyurutkan almarhum untuk terus berdakwah ke daerah terpencil. Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu. Alfatihah,” ujar Kiai Cholil mendoakan. []

SUMBER: MUI



Source link

SebelumnyaRezeki Mencari Pemiliknya – Islampos SesudahnyaLagi, Literat Qalbu Gelar Acara Parenting Bertajuk Manajemen Pola Asuh Orang Tua terhadap ABK

Berita Lainnya

0 Komentar