Sya'ban, Ayyamul Bidh Bertepatan dengan Nisfu, Ini Keistimewaannya
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Sya’ban, Ayyamul Bidh Bertepatan dengan Nisfu, Ini Keistimewaannya

Terbit 27 March 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Ayyamul bidh / Hadits / nisfu sya'ban / Tahukah Anda


TANGGAL 15 Sya’ban atau yang disebut pula sebagai nisfu Sya’ban, tahun ini jatuh pada Ahad, 28 Maret 2021. Tanggal 15 yang merupakan pertengahan bulan, pastinya mengingatkan muslim pada puasa sunah Ayyamul Bidh (13,14,15 setiap bulan).

Keutamaan puasa Ayyamul Bidh ini diterangkan dalam hadis berikut. Rasulullah ﷺ bersabda:

وَإِنَّ بِحَسْبِكَ أَنْ تَصُومَ كُلَّ شَهْرٍ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فإن لك بِكُلِّ حَسَنَةٍ عَشْرَ أَمْثَالِهَا فإن ذلك صِيَامُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Sungguh cukup bagimu berpuasa selama tiga hari di setiap bulan, sebab kamu akan menerima 10 kali lipat pada setiap kebaikan yang kamu lakukan. Karena itu, maka puasa Ayyamul Bidh sama dengan berpuasa setahun penuh.” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

BACA JUGA: Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syaban yang Jatuh pada 19, 20, 21 April 2019, Adakah Niatnya?

Dalam riwayat lain, Beliau ﷺ berwasiat kepada Abu Hurairah:

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

“Rasulullah mewasiatkan padaku tiga perkara yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati yaitu berpuasa tiga hari setiap bulannya, mengerjakan sholat dhuha, dan mengerjakan sholat witir sebelum tidur.” (HR Al-Bukhari)

Khusus bulan Sya’ban, ayyamul bidh tentunya bertepatan dengan Nisfu Sya’ban.

BACA JUGA: Keutamaan Malam Nisfu Syaban

Malam Nishfu Sya’ban dikenal dengan istilah Lailatul Baro’ah yang berarti malam pengampunan dosa, malam berdoa dan malam pembebasan.

Adapun mengenai keutamaan puasa di bulan Sya’ban diterangkan dalam hadis berikut. Rasulullah ﷺ bersabda:

ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ، وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ، فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

“Ini adalah bulan yang sering dilalaikan banyak orang, bulan antara Rajab dan Ramadhan. Ini adalah bulan dimana amal-amal diangkat menuju Rab semesta alam. Dan saya ingin ketika amal saya diangkat, saya dalam kondisi berpuasa.” (HR Ahmad, An-Nasa’i) []

 



Source link

SebelumnyaManfaat Pengobatan Thibbun Nabawi SesudahnyaMencintai dalam Do’a

Berita Lainnya

0 Komentar