Mengapa Para Sahabat Selalu Mengingat Rasul? – Islampos
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Mengapa Para Sahabat Selalu Mengingat Rasul? – Islampos

Terbit 21 February 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Hadits / nabi / sahabat / Tahukah Anda
Mengapa Para Sahabat Selalu Mengingat Rasul? – Islampos


 

SIAPA yang tak kenal Rasulullah ﷺ, beliau yang amat istimewa baik secara personal maupun sosial. Secara fisik, sikap, tingkah laku, tutur kata, pemikiran, emosi, hingga keikhlasan hati dan keluhuran budi yang terkenal pada dirinya.

Tidak heran tatkala Nabi Muhammad ﷺ wafat, banyak kehilangan sosok beliau. Nabi SAW menurut Aisyah, sungguh akhlak beliau adalah Al-Qur’an.

BACA JUGA: Sahabat yang Ingin Zakat Lebih Banyak

Penampilan jasmaniah Rasulullah yang saat itu sangat berkesan di hati para sahabatnya, hingga terekam dalam berbagai kutipan hadits:

1. Sesungguhnya Allah itu senang kepada keindahan. Bila seseorang di antara kamu (bermaksud) menemui kawan-kawannya, hendaklah dia merapikan dirinya. (HR. Musli)

2. Apabila kamu memelihara rambut, hendaklah dimuliakan (disisir, dirapikan agar tidak acak-acakan). (HR. Abu Dawud dan Ath Thahawi)

3. Siapa yang mengenakan pakaian, hendaklah kenakan yang bersih. (HR. Ath Thahawi)

4. Jangan meremehkan sedikitpun (sehingga enggan melakukan) perbuatan ma’ruf meskipun hanya menjumpai kawan dengan wajah yang ceria. (HR. Muslim)

5. Abu Hurairah ra, berkata sesungguhnya Rasulullah tidak pernah berbicara dengan seseorang melainkan beliau mengghadapkan wajahnya pada wajah teman bicaranya dan Rasulullah tidak akan berpaling dari sebelum ia selesai bicara. (HR. Ath-Thabrani)

6. Siapa yang tidak memiliki keramahtamahan berarti ia tidak memiliki kebaikan. (HR. Muslim)

BACA JUGA: 2 Doa yang Diajarkan Nabi untuk Memohon Rezeki

7. Penataan (baru benar-benar diakatakan) Muslim adalah manakala Muslim lainnya selamat dari gangguan lidah dari tangannya. (HR. Bukhari dan Muslim)

8. Barangsiapa membanggakan dirinya sendiri, dan berjalan dengan angkuh, maka dia akan menghadap Allah sementara Allah murka kepadanya. (HR. Ahmad) []

Sumber: Majalah Ummi/ Edisi 12/ Tahun 2007



Source link

Sebelumnya7 Cara Menjemput Jodoh dalam Islam SesudahnyaMalam Menutupi Segala Sesuatu

Berita Lainnya

0 Komentar