Manfaat Sering Memaafkan – Islampos
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Manfaat Sering Memaafkan – Islampos

Terbit 4 February 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Hadits / Maaf / Manfaat Sering Memaafkan / salah / Tsaqofah
Manfaat Sering Memaafkan – Islampos


MEMAAFKAN adalah salah satu jalan untuk mendekatkan diri kepada ketakwaan. Allah SWT berfirman:

“…pemaafan kamu itu lebih dekat kepada takwa. Dan janganlah kamu lupa kebaikan di antara kamu. Sungguh, Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan,” (QS. Al-Baqarah ayat 237).

Dalam hadis dari Abu Dzar ra, ia berkata, “Rasulullah SAW pernah berkata kepadaku, “Bertakwalah dimana pun engkau berada, dan iringilah perbuatan jelek, dengan perbuatan baik, niscaya akan menghapusnya, dan pergaulilah akhlak manusia dengan akhlak yang mulia,” (HR. Tirmidzi).

BACA JUGA: Takwa Memiliki Tiga Tingkatan

Bila seseorang memiliki kesalahan terhadap kita, maka berhati-hatilah! Jangan sampai kita lepas kontrol. Ingat, hadapai dengan takwa.

Secara tabiat, manusia tidak suka dikasari. Sulaiman bin Mihran berkata, “Tidaklah engkau membuat marah seseorang, lalu ia mau mendengarkan kata-katamu.”

At-Tirmidzi juga meriwayatkan dari Abdullah bin Mubarak ra, mengenai maksud akhlak yang mulia. Ia berkata, “yaitu bersikap ramah, memberikan kebaikan kepada orang lain, serta tidak mengganggunya.”

Menghadapi kebanyakan orang, kita harus banyak bersabar. Jika menolak terhadap perbuatan meeka yang kasar, lakukanlah dengan cara yang terbaik. Allah SWT berfirman:

BACA JUGA: Belajar Takwa kepada Allah

“Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahtan itu) dengan cara yang baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang setia. Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugrahkan, melainkan kepada orang yang sabar. Dan tidak dianugrahkan, melainkan kepada ornag yang mempunyai keberuntungan yang besar,” (QS. Fushshilat ayat 34-35).

Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Tidak ada manusia yang sempurna. Rasulullah SAW telah mengingatkan bahwa semua anak Adam pasti berbuat salah, dan sebaik-baiknya orang yang berbuat salah adalah yang cepat-cepat bertobat. Ini merupakan asas yang paling agung. Beliau menempatkan asas tersebut dalam bermuamalah terrhadap manusia.

Sumber: Kekuatan Memaafkan/karya:Yanuardi Syukur/penerbit:Qibla

 



Source link

SebelumnyaMau Infakkan Setengah Harta Kekayaannya tapi Dilarang, Pengusaha Saudi Ini Gugat Ketiga Anaknya SesudahnyaAri

Berita Lainnya

0 Komentar