Kondisi Kaum Muslimin Setelah Kekalahan di Perang Uhud
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Kondisi Kaum Muslimin Setelah Kekalahan di Perang Uhud

Terbit 14 February 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Hadits / Kekalahan di Perang Uhud / kekalahan perang uhud / perang uhud / Sirah


PERTEMPURAN Uhud menjadi pertempuran yang memilukan. Umat Muslim mendapatkan kekalahan yang menyebabkan banyaknya para sahabat yang gugur.

Sahabat yang gugur dalam pertempuran Uhud di antaranya Hamzah bin Abdul Muthalib, Mush’ab bin Umair, Abdullah bin Jahsy serta sahabat lainnya yang namanya harum hingga saat ini.

Rasa sedih telah menyelimuti kaum muslim, banyak anak-anak yang menjadi yatim serta banyak para istri yang menjadi janda. banyak air mata menetes membasahi bumi karena kesedihan mereka yang ditingal oleh orang tercinta.

Para sahabat telah membawa mereka yang gugur di medan Uhud menuju Madinah, namun Rasulullah memerintahkan agar mereka dibawa kembali untuk dikebumikan di tempat mereka gugur tanpa dimandikan serta dikuburkan setelah terlebih dahulu menanggalkan perisai besi dan kulit-kulit binatang yang mereka pakai.

Mereka ada yang dikebumikan berdua atau bertiga dalam satu liang lahat, sebagaimana juga setiap dua orang dibungkus oleh satu kain.

Para sahabat kehilangan jasad Hanzhalah, mereka mencarinya dan menemukannya di suatu tempat tergeletak di atas tanah, dari tubuhnya menetes air, Rasulullah memberitahukan para sahabat bahwa para malaikat telah memandikan Hanzhalah.

Kesedihan Rasulullah tak terperikan ketika melihat jasad pamannya yaitu Hamzah bin Abdul Muthalib dengan kondisi jantungnya terburai, perutnya robek, hingga Rasulullah menangis hingga terisak. Rasulullah meminta para sahabat untuk menguburkan Hamzah bersama dengan Abdullah bin Jahsy.

Ibnu mas’ud menceritakan, “Kami tidak pernah sekalipun melihat Rasulullah menangis dengan tangisan yang melebihi tangisan beliau kepada Hamzah.”

Pemandangan para syuhada sangat memilukan dan merobek-robek hati. Tidak diperoleh kafan untuk Hamzah kecuali kain pendek, jika dipakai menutupi kepalanya maka kakinya terlihat, dan apabila dipakai menutupi kakinya maka kepalanya terlihat hingga akhirnya kain tersebut dipakai untuk menutupi kepalanya sedangkan kakinya ditutupi dengan daun Idzkir.

Begitu pun dengan Mush’ab bin Umair karena kainnya pendek sehingga yang ditutup kepalanya sedangkan kakinya menggunakan daun Idzkir. []

Sumber: Sirah Nabawiyah Perjalanan Hidup Rasul yang Agung/ Penulis: Syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarakfuri/ Penerbit: Darul Haq/ November,2016



Source link

SebelumnyaDalam Pidato Perpisahan di Depan Modi, Pemimpin Oposisi India Sebut Bangga Jadi Muslim Hindustan SesudahnyaAlquran Ungkap Bahaya Nyamuk Betina

Berita Lainnya

0 Komentar