Keutamaan Belajar dari Kisah-kisah Kehidupan
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Keutamaan Belajar dari Kisah-kisah Kehidupan

Terbit 29 November 2020 | Oleh : Admin | Kategori : Hadits / Hikmah / Ibrah / kisah-kisah kehidupan / surat al qashas


Oleh: Ahmad Yusuf Abdurrohman 

KISAH-kisah kehidupan yang dialami oleh banyak orang tentu bisa menjadi pembelajaran atas perjalanan hidup yang akan kita tempuh. Itulah mengapa, Allah memerintahkan,”Faqshushih qashasa la’allahum yatafakkarun.” yang artinya “Maka, kisahkanlah kisah-kisah (terdahulu) mudah-mudahan mereka berpikir.” (QS. Al Hijr: 176)

Mungkin, karena itu juga banyak sekali kisah-kisah kehidupan yang diceritakan dalam kitab suci Alquran. Bahkan, ada salah satu surat dalam Alquran yang diberi nama ‘Al Qashash’ yang memiliki arti “kisah-kisah.”

BACA JUGA: Kisah Nabi Yusuf Digoda Zulaikha

Dikisahkan di sana kisah para nabi, umat terdahulu, dan apa yang akan terjadi di hari akhir kelak. Mulai dari kisah diturunkannya Nabi Adam dan istrinya dari surga bersebab bisikan iblis untuk mendekati pohon terlarang, kisah kehidupan Nabi Nuh saat bersama orang-orang beriman menaiki bahtera, kisah Nabi Musa dan Harun yang menghadapi Fir’aun, hingga kisah Nabi Muhammad; penutup para Nabi.

Tak lupa, kisah-kisah yang mengajarkan kita dalam mendidik anak sebagaimana nasihat Nabi Ya’kub pada anak-anaknya. Dan juga Nasihat Lukman Al Hakim yang melegenda. Jika kita renungkan lebih dalam lagi, sungguh indah hikmah mengapa kisah-kisah itu termaktub dalam lembaran kitab suci.

Apakah hikmah itu?

Agar kita meneladani perilaku para orang shalih yang telah Allah kisahkan tersebut dan kita praktikkan dalam kehidupan. Serta, agar kita tidak melakukan kesalahan yang sama seperti yang dilakukan oleh orang-orang terdahulu.

BACA JUGA: Kisah Penghuni Surga yang Paling Rendah Tingkatannya

Dalam buku ‘Muhammad Al Fatih 1453, ada sebuah kutipan bagus dari seorang ulama; Ali bin Abdurrahman bin Hudzail Al Fazari, “Ketahuilah, bahwa membaca kisah-kisah dan sejarah-sejarah tentang orang yang memiliki keutamaan akan memberikan kesenangan dalam jiwa seseorang. Kisah-kisah tersebut akan melegakan hati serta mengisi kehampaan. Membentuk watak yang penuh semangat dilandasi kebaikan serta menghilangkan rasa malas.”

Banyaklah kiranya yang bisa didapat saat membaca dan menelaah kisah-kisah kehidupan. Terutama, kisah kehidupan generasi shalih terdahulu.

Semoga, kita bisa mengambil sebaik-baik pelajaran dari kisah mereka. Teruslah belajar dari kisah-kisah kehidupan! []



Source link

SebelumnyaJangan Cuma Berpikir Soal Modal untuk Mulai Usaha… – Islampos SesudahnyaMush’ab: Bercita-Citalah!

Berita Lainnya

0 Komentar