Kesabaran Sarah, Istri Nabi Ibrahim
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Kesabaran Sarah, Istri Nabi Ibrahim

Terbit 18 December 2020 | Oleh : Admin | Kategori : Hadits / istri nabi ibrahim / Kisah Nabi / Nabi Ibrahim


SARAH adalah wanita yang dikatakan sebagai wanita paling cantik di muka bumi ini. Tak perlu ditanya seberapa kecantikannya, karena di masanya raja-raja yang bertemu dirinya akan jatuh hati karena kecantikannya. Ia adalah istri dari Nabi Ibrahim ‘alaihi salam.

Nabi Ibrahim dan istrinya Sarah telah lama berumah tangga namun mereka belum dikaruniai seorang anak padahal usia mereka sudah tua.

BACA JUGA: Kisah Nabi Ibrahim Berdebat dengan Ayah dan Kaumnya

Nabi Ibrahim sangat risau dengan keadaan itu, ia khawatir tidak ada keturunannya yang dapat meneruskan dakwahnya, apalagi ia juga mengetahui bahwa istrinya adalah perempuan mandul.

Sarah adalah istrinya yang sangat sabar dan bijak, ia sangat mengerti dengan keinginan Nabi Ibrahim, sekalipun terasa sangat berat, Sarah mengizinkan suaminya untuk menikah dengan wanita lain.

Sarah meminta kepada Nabi Ibrahim untuk menikahi Hajar, “Hajar masih muda, aku berharap kamu dapat memiliki keturunan darinya. Dengan demikian, ada keturunanmu yang akan menyambung dakwahmu,” kata Sarah kepada Nabi Ibrahim.

Setelah berpikir beberapa waktu Nabi Ibrahim menyetujui atas permintaan istrinya untuk menikahi Hajar. Setelah Nabi Ibrahim dan Hajar menikah akhirnya Hajar mengandung dan Hajar melahirkan anak laki-laki yang diberi nama Ismail. Pada Akhirnya Allah telah mengabulkan doa Nabi Ibrahim.

Kehadiran Ismail membuat Sarah menjadi cemburu dan iri, maka Nabi Ibrahim sangat mengerti pada perasan istrinya Sarah.

Setelah itu istrinya Sarah meminta kepada Nabi Ibrahim untuk membawa istrinya Hajar dan anaknya Ismail pergi dari rumah mereka, karena Sarah tidak ingin tinggal satu rumah.

BACA JUGA: Nabi Ibrahim Selamat dari Pembakaran di Bulan Muharram

Nabi Ibrahim pergi membawa istrinya Hajar dan anaknya Ismail ke Mekkah, pada saat itu Mekkah adalah wilayah yang belum ada penghuninya, tandus dan kering.

Atas perintah Allah SWT, Nabi Ibrahim meninggalkan mereka di Mekkah. Istrinya Hajar hanya membawa sedikit bekal makanan dan minuman, namun istrinya Hajar ikhlas menjalaninya, ia telah diyakinkan oleh Nabi Ibrahim bahwa Allah SWT akan menolongnya. []

Sumber: Kisah 25 Nabi dan Rasul dilengkapi Kisah Sahabat, Tabiin, Hikmah Islam, Rasulullah, wanita shalihah/ kajian Islam 2



Source link

SebelumnyaBentrok dengan Pasukan Israel, 14 Warga Palestina sesak Nafas SesudahnyaBiar Awet dan Tak Apek, Begini Cara Mudah Rawat Mukena – Islampos

Berita Lainnya

0 Komentar