Jika Kauingin Aku Timpakan 2 Gunung pada Mereka, Niscaya Aku Lakukan – Islampos
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Jika Kauingin Aku Timpakan 2 Gunung pada Mereka, Niscaya Aku Lakukan – Islampos

Terbit 28 February 2021 | Oleh : Admin | Kategori : gunung Akhsyab ( / Hadits / Malaikat / Malaikat Penjaga Gunung / nabi muhammad / perang uhud / Sirah
Jika Kauingin Aku Timpakan 2 Gunung pada Mereka, Niscaya Aku Lakukan – Islampos


 

DARI Aisyah radhiyallahu ‘anha, bahwasanya dia pernah bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, “Apakah Anda pernah melewati (merasakan) suatu hari yang lebih berat dibandingkan hari perang Uhud?”

BACA JUGA: Perumpamaan untuk Nabi Muhammad SAW dari Malaikat

Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, “Sungguh aku banyak merasakan gangguan (perlakuan jahat) dari kaummu. Dan gangguan paling berat yang datang dari mereka adalah ketika kejadian pada hari Al-Aqabah ketika aku menawarkan diriku kepada Ibnu ‘Abdi Yalil bin ‘Abdi Kulal namun dia tidak mau memenuhi keinginanku. Lalu aku pergi dengan wajah sedih, aku tidak sadar kecuali aku telah berada di Qarnu ats-Tsa’aalib. Aku mengangkat kepalaku ternyata aku berada di bawah awan yang menaungiku, dan ternyata di atasnya ada Jibril ‘alaihissalam, lalu dia memanggilku seraya berkata, ‘Sesungguhnya Allah mendengar ucapan kaummu terhadapmu dan apa bantahan mereka kepadamu. Dan Dia (Allah) telah mengutus kepadamu Malaikat penjaga gunung, untuk kamu perintahkan sesuai kehendakmu terhadap mereka.’

“Kemudian Malaikat penjaga gunung memanggilku, lalu memberi salam kepadaku kemudian berkata, ‘Wahai Muhammad, apa yang kamu inginkan katakanlah. Jika kamu ingin aku akan timpakan kepada mereka dua gunung Akhsyab (niscaya akan aku lakukan).’

BACA JUGA: Ketika Malaikat Jibril Membelah Dada Nabi

“Maka Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Tidak (aku tidak ingin itu), akan tetapi aku berharap kepada Allah bahwa akan terlahir dari tulang sulbi mereka orang-orang yang menyembah Allah semata dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.” (HR. Al-Bukhari no. 3059 dan Muslim no. 4754 dan redaksi ini ada dalam Shahih al-Bukhari). []



Source link

SebelumnyaKisah Muwaffaq, Diterima Pahala Hajinya Meski Tidak Pergi Haji – Islampos Sesudahnya5 Cara Efektif Atur Waktu

Berita Lainnya

0 Komentar