Imam Ghazali Ungkapkan Faedah Lapar saat Puasa
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Imam Ghazali Ungkapkan Faedah Lapar saat Puasa

Terbit 19 March 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Hadits / imam ghazali / puasa / puasa ramadhan / Ramadhan


IBADAH puasa Ramadhan identik dengan yang namanya lapar dan haus. Meski mempunyai faedah yang banyak dalam sisi ibadah, lapar saat puasa Ramadhan juga memiliki faedah yang tidak sedikit.

Seperti disampaikan Dr Zaprulkhan dalam bukunya ‘Mukjizat Puasa Menggapai Pencerahan Melalui Ibadah Puasa Ramadhan’. Dia mengatakan bahwa Imam al-Ghazali menguraikan dalam kitabnya Ihya Ulumuddin 10 macam faedah lapar.

BACA JUGA: Hikmah dari Rasa Lapar

“Di antaranya membersihkan hati dan menyibak tirai yang menutupi mata hati,” katanya.

Dr Zaprulkhan mengungkapkan, rasa lapar membersihkan hati kita dari sifat tamak dan rakus. Rasa lapar mengobati jiwa kita dari penyakit ria dan dengki. Dengan lapar kita diajak untuk memikirkan sesuatu yang bernuansa spiritual, bukan hanya sesuatu yang berbentuk material.

“Kita dibimbing untuk merenungi sesuatu yang abstrak, bukan cuma sesuatu yang konkrit. Jiwa kita dibebaskan dari belanggu material untuk memahami eksistensi spritual,” kata Dr Zaprulkhan.

Dalam bukunya itu, Dr Zaprulkhan menyampaikan hasil sebuah penelitian di negara Barat, yang menurutnya sangat menarik mengenai rasa lapar.

Semua tahu, orang-orang Barat itu banyak yang mempunyai keyakinan materialistik, mereka hanya mengukur segala sesuatu dari segi material dan melupakan segala hal yang immaterial.

Penelitian ini kata dia, mengamati sekelompok orang yang merasakan lapar setelah diadakan percobaan beberapa hari untuk merasakan lapar, ternyata terjadi sesuatu yang aneh bagi mereka. Pikiran mereka menjadi lebih bersifat filosofis, mereka jadi bisa berfilsafat.

BACA JUGA: Bahaya Akibat Makan saat Perut Terlalu Lapar

“Seperti seorang filosof orang-orang yang lapar itu memulai memikirkan sesuatu yang abstrak,” katanya.

Pikiran mereka tidak lagi terbatas pada hal-hal yang konkrit saja. Hati mereka membisikan sesuatu yang berada diluar jangkauan materi.

Sampai disini, kata Imam Ghazali jika dilanjutkan dengan zikir yang khusyuk lama-kelamaan hijab yang menutupi mata hati kita akan disingkapkan oleh Allah SWT untuk menyaksikan fenomena fenomena ghaib yang belum pernah kita ketahui sebelumnya. []



Source link

SebelumnyaPeninggalan Peradaban Islam di Kota Bukhara SesudahnyaCara Menghilangkan Sifat Hasad

Berita Lainnya

0 Komentar