Ibu Hamil, Perlu Ketahui Fakta Timun dan Toge Mentah
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Ibu Hamil, Perlu Ketahui Fakta Timun dan Toge Mentah

Terbit 31 January 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Hadits / ibu hamil / Kesehatan / Makanan ibu hamil / timun / toge / toge mentah


Masa kehamilan merupakan periode yang perlu mendapat perhatian ekstra, sebab segala yang terjadi pada tubuh ibu sangat mempengaruhi tumbuh kembang janin dan kesehatannya.

Oleh karena itu, konsumsi makanan dan minuman begitu juga aktivitas seperti olahraga dan pekerjaan sehari-hari harus dibatasi dalam jenis dan jumlah yang aman bagi ibu dan janin. Khusus untuk toge mentah, terdapat rekomendasi FDA (Food and Drug Association), semacam BPOM di Amerika Serikat, yang melarang ibu hamil untuk mengkonsumsi toge mentah, juga berbagai macam kecambah mentah dari tumbuhan lainnya.

BACA JUGA: Cara Mengetahui Air Layak Konsumsi

Hal ini dikarenakan kecambah mentah dapat membawa bakteri yang sangat sulit untuk dihilangkan, sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Adapun jika dimasak hingga matang, maka konsumsi kecambah boleh saja.

Sedangkan timun, karena terlindung oleh kulit buah, maka dalam keadaan mentah cukup aman untuk dikonsumsi. Meski demikian, perlu diperhatikan beberapa hal berikut:

1. Jika mengupas sendiri, pastikan tangan dalam keadaan bersih dan kulit timun dicuci bersih dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa zat berbahaya pada kulitnya.

2. Sebaiknya timun mentah segera dikonsumsi setelah dipotong, untuk menghindari kontaminasi bakteri.

BACA JUGA: Tips dan Solusi bagi Ibu Hamil Atasi Bayi Sungsang, Sujud aja

3. Jika makan diluar, hendaknya diperhatikan kesegaran dan kebersihan timun. Jika ragu, maka tinggalkan saja atau konsumsi dalam jumlah sedikit.

4. Timun dalam kadar tertentu memiliki khasiat membantu menurunkan tekanan darah. Pada ibu hamil dengan kecenderungan memiliki tekanan darah rendah, sebaiknya hindari konsumsi timun dalam jumlah banyak. []

Sumber: konsultasisyariah



Source link

SebelumnyaIni Sejumlah Sahabat Nabi yang Meninggal di Masa Pandemi SesudahnyaCovid-19, Terima Donor Plasma Konvalesen dari Non-Muslim, Bolehkah? – Islampos

Berita Lainnya

0 Komentar