Fase yang Dialami Orang Muslim Setelah Kematian – Islampos
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Fase yang Dialami Orang Muslim Setelah Kematian – Islampos

Terbit 3 December 2020 | Oleh : Admin | Kategori : alam kubur / Dunia Ghaib / Fase yang Dialami Orang Muslim / Hadits / Kiamat / kubur / Mati
Fase yang Dialami Orang Muslim Setelah Kematian – Islampos


SETIAP yang bernyawa pasti akan mati. Namun, tak semuanya dapat selamat melewati fase-fase setelah kematian itu. Mereka yang selamat hanya orang-orang yang beriman saja dan bisa mendapatkan peneguhan. Dan ternyata bukan hanya dalam satu keadaannya saja, melainkan dalam tiga keadaan di alam nanti yang akan memperteguhkannya.

Peneguhan bagi orang mukmin yang ikhlas dan taat kepada Allah Ta’ala itu terjadi pada tiga keadaan, yaitu sewaktu menghadapi sakaratul maut, sewaktu menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir dan sewaktu menghadapi pertanyaan pada hari perhitungan amal.

Peneguhan sewaktu menghadapi malaikat maut itu berupa tiga hal, yaitu:

BACA JUGA: Kematian, Perpisahan atau Musibah?

1. Terjaga dari kekufuran dan mendapatkan pertolongan untuk teguh pada kalimat tauhid sampai nyawanya keluar dari jasadnya, di mana dia tetap memeluk Islam.
2. Malaikat menyampaikan berita gembira kepadanya.
3. Diperlihatkan kepadanya tempat di surga.

Peneguhan sewaktu menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir itu berupa tiga hal, yaitu:

1. Allah Ta’ala mengajarinya jawaban yang benar, sehingga ia bisa menjawab pertanyaan kedua malaikat itu sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Tuhannya.
2. Dihilangkan rasa takut, gentar dan cemas daripadanya.
3. Ia melihat tempatnya di surga, sehingga kubur itu merupakan salah satu taman dari taman-taman surga.

Sedangkan peneguhan sewaktu menghadapi pertanyaan pada hari perhitungan amal itu juga berupa tiga hal, yaitu:

BACA JUGA: 5 Tips Nikmati Hubungan Suami Istri

1. Dia diajari alasan yang benar untuk menjawab apa yang ditanyakan kepadanya.
2. Perhitungan amalnya berjalan dengan lancar.
3. Dosa-dosanya dilewati begitu saja (tidak ditanyakan secara mendetail).

Subahanallah, maukah kita mendapatkan peneguhan itu? Jika ya, maka lakukanlah segala sesuatu dengan ikhlas. Dan jangan pernah lupa bahwa kita ini seorang hamba yang senantiasa harus taat dan patuk kepada Allah SWT. Wallahu ‘alam. []

Sumber: Terjemah Tanbihul Ghafilin Peringatan bagi Orang-orang yang Lupa 1/Karya: Abu Laits as Samarqandi/Penerbit: PT Karya Toha Putra Semarang



Source link

SebelumnyaJibril Terhalang Gara-gara Seekor Anak Anjing Bersembunyi di Rumah Rasulullah SAW SesudahnyaUstadz Bowo – Islampos

Berita Lainnya

0 Komentar