Etika ketika Hendak Masuk Masjid
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Etika ketika Hendak Masuk Masjid

Terbit 6 April 2021 | Oleh : Admin | Kategori : adab / etika / Hadits / Islam / Islam 4 Beginner / Masjid / rumah


MASJID adalah rumah Allah yang berada di atas bumi. Memiliki kedudukan yang agung di mata kaum muslimin karena menjadi tempat bersatunya mereka ketika shalat berjamaah dan kegiatan beribadah lainnya. Umat Islam senantiasa akan mulia manakala kembali memakmurkan masjid seperti halnya generasi salaf dahulu.

Sebagai rumah dari rumah-rumah Allah Ta’ala yang mempunyai peranan vital, ada beberapa etika yang telah digariskan oleh Islam ketika berada di dalamnya. Berikut ini adalah beberapa adab masuk masjid yang harus kita ketahui:

BACA JUGA: Masjid Khaif; Masjid 70 Nabi

Berwudhu

Sebelum masuk ke dalam masjid, hendaknya kita mengambil wudhu terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menjaga kesucian tempat ibadah tersebut. Dari Ibnu Mas’ud, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Jika seseorang wudhu dengan sempurna, kemudian menuju masjid, maka Allah akan mencatat setiap langkahnya sebagai pahala untuknya, mengangkat derajatnya, dan menghapuskan dosanya.”  (HR. Muslim)

Menggunakan pakaian yang sopan

Jika kita ingin menjumpai orang yang memiliki derajat yang tinggi, maka tentu kita akan menggunakan pakaian yang indah dan sopan. Apalagi jikakita ingin bertemu dengan Allah SWT, maka sudah seharusnya kita menggunakna pakaian terbaik kita. Sebagaimana Allah berfirman,

“Wahai bani Adam, gunakanlah perhiasan kalian setiap kali menuju masjid, makan dan minumlah kalian.” (QS. Al-A’raf: 31)

BACA JUGA: Di Barat, Apakah Boleh Mengasuransikan Masjid?

Membaca doa sebelum keluar rumah

Sebelum kita keluar rumah menuju masjid, hendaknya kita berdoa terlebih dahulu.

Hendaklah orang yang keluar dari rumahnya membaca doa,

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

“Dengan menyebut nama Allah aku bertawakal kepada-Nya, tidak ada daya dan upaya selain dari Allah semata”

Mendahulukan kaki kanan ketika masuk masjid

Hal lain yang sebaiknya kita lakukan adalah mendahulukan kaki kanan terlebih dahulu dibandingkan kaki kiri ketika masuk ke dalam masjid. Perbuatan ini sesuai dengan yang telah dicontohkan oleh Rasul. Dari Aisyah radhiallahu ‘anha, beliau mengatakan,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam suka mendahulukan yang kanan, ketika memakai sandal, menyisir rambut, bersuci, dan yang lainnya.” (HR. Bukhari, Ahmad dan yang lainnya)

Berjalan dengan tenang

Meskipun adzan telah berkumandang, hendaknya kita tidak terburu-buru dalam melakukan sesuatu. Lakukanlah segalanya dengan tenang. Begitu pula ketika berjalan menuju masjid, berjalanlah dengan tenang.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Apabila kalian mendengar iqamah, berjalanlah menuju shalat dan kalian harus tenang, dan jangan buru-buru.. (HR. Bukhari dan Muslim)

BACA JUGA: Sekelumit Sejarah Islam, Organisasi Muslim dan Masjid di Prancis

Berdoa ketika masuk masjid

Begitu sampaio di masjid, berdoalah terlebih dahulu sebelum masuk ke dalamnya sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW semasa hidupnya.

Bismillah, shalawat dan salam untuk Rasulillah. (HR. Ibnu Sunni, Abu Daud, dan dishahihkan Al-Albani)

“Ya Allah, buka-kanlah pintu rahmatmu untukku.” (HR. Muslim)

Shalat tahiyatul masjid

Setelah berada di dalam masjid, maka hendaknya mendirikan shalat tahiyatul masjid. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpesan,

فَإِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ، فَلَا يَجْلِسْ حَتَّى يَرْكَعَ رَكْعَتَيْنِ

“Apabila kalian masuk masjid, jangan duduk, sampai shalat dua rakaat.” (HR. Muslim)

Menuggu Ditegakkannya Shalat Dengan Berdoa Dan Berdzikir

Imam Ibnu Qudamah rahimahullah berkata, “Setelah shalat dua rakaat hendaknya orang yang shalat untuk duduk menghadap kiblat dengan menyibukkan diri berdzikir kepada Allah, berdoa, membaca Alquran, atau diam dan janganlah ia membicarakan masalah duniawi belaka.”

BACA JUGA: Ustadz, Saya Mau Infaq untuk Masjid

Terdapat keutamaan yang besar bagi seorang yang duduk di masjid untuk menunggu shalat, berdasarkan sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam,

“Apabila seseorang memasuki masjid, maka dia dihitung berada dalam shalat selama shalat tersebut yang menahannya (di dalam masjid), dan para malaikat berdoa kepada salah seorang di antara kalian selama dia berada pada tempat shalatnya, Mereka mengatakan, “Ya Allah, curahkanlah rahmat kepadanya, ya Allah ampunilah dirinya selama dia tidak menyakiti orang lain dan tidak berhadats.” (HR Bukhari no 176 Muslim no 649)

Boleh membawa anak kecil

Baru-baru ini ada masjid yang melarang anak-anak di masjid, padahal di masa Rasulullah pun diperbolehkan untuk membawa anak-anak ke masjid, bahkan di dalam shalat. Dari Abu Qotadah radhiallahu’anhu dia berkata,

“Suatu ketika Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam  keluar (untuk shalat-pent) dengan menggendong Umamah Binti Abil ‘Ash, kemudian beliau shalat. Apabila rukuk beliau menurunkannya, dan apabila bangkit beliau menggendongnya kembali” ( HR. Bukhari no.537 dan Muslim no. 714)

Berdoa ketika keluar masjid

Tak hanya berdoa ketika akan masuk masjid, ketika kita akan keluar masjid pun dianjurkanuntuk berdoa sesuai dengan ajaran Rasul.

BACA JUGA: Hendak Shalat Subuh, Imam Masjid Wafat Diberondong Peluru Israel

Dari Abu Humaid radhiallahu’anhu atau dari Abu Usaid radhiallahu’anhu dia berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

“Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka hendaknya dia membaca, “Allahummaftahli abwaaba rahmatika” (Ya Allah, bukalah pintu-pintu rahmat-Mu). Dan apabila keluar, hendaknya dia mengucapkan, “Allahumma inni as-aluka min fadhlika (Ya Allah, aku meminta kurnia-Mu).” []



Source link

SebelumnyaApa Hukum Buang Air Menghadap Kiblat? Sesudahnyadari Tradisi hingga Ibadah, Inilah Serba-Serbi Seputar Ramadhan

Berita Lainnya

0 Komentar