Ciri Muslim yang Dekat dengan Surga dan Jauh dari Neraka
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Ciri Muslim yang Dekat dengan Surga dan Jauh dari Neraka

Terbit 31 March 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Bakhil / dermawan / Hadits / kikir / Neraka / sedekah / surga / Syi'ar


ISLAM mengajarkan umatnya untuk menjadi manusia yang dermawan. Sebaliknya, Islam melarang umatnya menjadi manusia yang bakhil, pelit atau kikir.

Orang yang dermawan identik dengan sifat yang murah hati dan suka beramal atau bersedekah. Nabi Muhammad ﷺ adalah orang yang paling dermawan, Bahkan beliau tidak pernah menolak jika dimintai sesuatu.

BACA JUGA: Bahagia Bertambah karena Sedekah

Nabi Muhammad ﷺ dalam sabdanya menyampaikan orang dermawan dekat dengan surga dan jauh dari neraka.

حَدَّثَنَا الْحَسَنُ بْنُ عَرَفَةَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ الْوَرَّاقُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ السَّخِيُّ قَرِيبٌ مِنْ اللَّهِ قَرِيبٌ مِنْ الْجَنَّةِ قَرِيبٌ مِنْ النَّاسِ بَعِيدٌ مِنْ النَّارِ وَالْبَخِيلُ بَعِيدٌ مِنْ اللَّهِ بَعِيدٌ مِنْ الْجَنَّةِ بَعِيدٌ مِنْ النَّاسِ قَرِيبٌ مِنْ النَّارِ وَلَجَاهِلٌ سَخِيٌّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ عَالِمٍ بَخِيلٍ قَالَ أَبُو عِيسَى هَذَا حَدِيثٌ غَرِيبٌ لَا نَعْرِفُهُ مِنْ حَدِيثِ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ الْأَعْرَجِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ إِلَّا مِنْ حَدِيثِ سَعِيدِ بْنِ مُحَمَّدٍ وَقَدْ خُولِفَ سَعِيدُ بْنُ مُحَمَّدٍ فِي رِوَايَةِ هَذَا الْحَدِيثِ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ إِنَّمَا يُرْوَى عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عَائِشَةَ شَيْءٌ مُرْسَلٌ

Nabi Muhammad ﷺ bersabda, “Orang dermawan itu dekat dengan Allah, dekat dengan surga, dekat dengan manusia, dan jauh dari neraka.

Sedangkan orang yang bakhil (pelit) itu jauh dari Allah, jauh dari surga, jauh dari menusia, dan dekat dengan neraka. Sesungguhnya orang bodoh yang dermawan lebih Allah cintai dari pada seorang alim yang bakhil.” (HR Tirmidzi).

حَدَّثَنَا عَبْدَانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ أَخْبَرَنَا يُونُسُ عَنْ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ وَأَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ وَكَانَ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالْخَيْرِ مِنْ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ

BACA JUGA: Tangkal Sihir dengan Sedekah dan Berbuat Kebajikan

Ibnu ‘Abbas, “Nabi Muhammad ﷺ adalah manusia paling dermawan, terutama pada bulan Ramadhan ketika malaikat Jibril mendatanginya, dan Jibril mendatanginya setiap malam bulan Ramadhan dan dia mengajarkan Alquran kepada Nabi Muhammad ﷺ.

Sungguh Rasulullah ﷺ ketika didatangi Jibril kedermawanannya jauh melebihi daripada angin yang berhembus.” (HR Al Bukhari).

Orang yang memiliki sifat dermawan adalah orang yang mencontoh sifat Nabi ﷺ. Selain itu, sifat dermawan atau rajin bersedekah tidak akan pernah membuat rugi seseorang. Wallahu a’lam. []

SUMBER: REPUBLIKA



Source link

SebelumnyaMenentang Ibu Demi Keyakinan Aqidah – Islampos SesudahnyaBenarkah Shalat Sudah Ada Sejak Nabi Adam? – Islampos

Berita Lainnya

0 Komentar