Berasal dari Mesir, Nabi Musa Ternyata Pernah Tinggal di Arab Saudi selama 10 Tahun
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Berasal dari Mesir, Nabi Musa Ternyata Pernah Tinggal di Arab Saudi selama 10 Tahun

Terbit 10 December 2020 | Oleh : Admin | Kategori : arab saudi / Hadits / Nabi Musa


NABI Musa (Moses) adalah seorang nabi yang diutus Allah kepada Bani Israel. Nabi Musa diketahui tinggal di Mesir, kemudian membawa pengikutnya ke Palestina. Banyak yang tidak mengetahui bahwa Nabi Musa ternyata pernah menghabiskan 10 tahun hidupnya di Arab Saudi.

Ketika Nabi Musa membunuh seorang Mesir saat mendukung seseorang dari Bani Israel, Firaun memerintahkan agar Musa ditangkap. Ketika Nabi Musa mengetahui hal ini, dia memutuskan untuk meninggalkan kota itu dan pergi ke Madyan.

BACA JUGA: Kisah Nabi Musa: Penukaran Pahala Seratus Tahun dengan Segelas Air

Setelah mencapai kota Madyan, dia pergi ke sumur terdekat untuk minum air. Dia melihat dua orang gadis menunggu giliran mengambil air, sehingga mereka bisa mendapatkan air untuk kawanan dombanya. Kemudian Nabi Musa membantu mereka.

Setelah diambilkan air oleh Nabi Musa, gadis-gadis itu pun berterima kasih dan menceritakan kebaikan Musa kepada ayah mereka.

Ayah gadis-gadis itu tak lain adalah Nabi Syu’aib. Dia melihat bahwa Nabi Musa sopan sehingga dia pun meminta Musa untuk tinggal bersama mereka selama 8 tahun, yang kemudian diperpanjang menjadi 10 tahun.

Setelah itu, Nabi Musa dinikahkan dengan salah satu gadis itu.

BACA JUGA: Sarat Makna dan Penuh Hikmah, Inilah Kisah Nabi Musa

Kita tahu tentang Musa AS bahwa dia lahir di Mesir dan dibesarkan oleh istri Firaun di istana Firaun. Namun, Nabi Musa nyatanya juga pernah tinggal di Arab Saudi.

Tempat tinggalnya saat itu kini dikenal sebagai Maghaer Shoaib. Lokasi ini dapat ditemukan 225 kilomerters dari barat laut Tabuk, Arab Saudi. Lokasinya terletak di provinsi AL Bida di sisi barat laut Semenanjung Arab.

Tempat tersebut merupakan tempat bersejarah bagi umat Islam. Nah, jika kamu sempat berkunjung ke Arab Saudi untuk haji atau umrah, tempat ini tentunya dapat disinggahi. []

SUMBER: THE ISLAMIC INFORMATION



Source link

SebelumnyaBenarkah Dilarang Membunuh Ular di dalam Rumah? SesudahnyaMana Dulu, Antara Adab dan fiqih?

Berita Lainnya

0 Komentar