Benarkah Hijaber Berpotensi Kekurangan Vitamin D? – Islampos
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Benarkah Hijaber Berpotensi Kekurangan Vitamin D? – Islampos

Terbit 21 November 2020 | Oleh : Admin | Kategori : Dunia Wanita / Hadits / Hijab / hijaber / vitamin D
Benarkah Hijaber Berpotensi Kekurangan Vitamin D? – Islampos


VITAMIN D dibutuhkan untuk menjaga kesehatan kulit, kuku, tulang, pembuluh darah, dan lainnya. Vitamin D memainkan peran penting bagi kesehatan dengan membantu fungsi berbagai sistem dalam tubuh.

Vitamin D sangat penting bagi tubuh. Paparan sinar matahari menjadi komponen penting untuk menjaga tingkat kecukupan vitamin D dalam tubuh dan menghindari kekurangannya.

Lantas, bagaimana dengan muslimah yang seluruh tubuhnya tertutup dengan hijab atau jilbab? Apakah memakai hijab dan pakaian tertutup menyebabkan resiko kekurangan vitamin D?

Dalam Islam, wanita Muslim diwajibkan berhijab, menutup seluruh aurat di tubuhnya. Namun, tidak berarti mereka jadi terhalang dari mendapatkan asupan vitamin D.

BACA JUGA: 6 Manfaat Hijab Menurut Syariat dan Sains

Dalam beberapa kasus paparan sinar matahari menjadi terbatas untuk beberapa wanita, yang memilih untuk juga memakai cadar dan sarung tangan. Namun, bukan berarti pakaian itu menghalangi mereka dari asupan vitamin alami.

Dr. Ahmed Abdelmoity yang mengkhususkan diri dalam Neurologi Pediatrik di Universitas Missouri, Kansas City, Amerika Serikat (AS), menjelasakan, jika seseorang hampir tidak mendapatkan paparan sinar matahari, mereka harus mengimbanginya dengan mengonsumsi 5.000 unit vitamin D setiap hari. Untuk menempatkannya dalam perspektif, itu sama dengan lima puluh gelas susu.

Wanita yang merasa bahwa mereka tidak cukup terpapar sinar matahari harus lebih sadar akan asupan vitamin D mereka dan mencoba menjadikan paparan sinar matahari, jika sesuai, sebagai prioritas.

“Bahkan duduk di samping jendela pada hari yang cerah bisa membantu,” kata Abdelmoity.

Dalam hal ini, tangan dan wajah para hijaber tentunya masih cukup terkena sinar matahari.

Sementara, asupan Vitamin D dalam makanan bisa didapatkan dalam produk susu, daging merah, ikan berlemak, dan kuning telur.

“Ini adalah vitamin yang sangat unik karena ketika kita makan makanan yang mengandung vitamin D, itu akan diaktifkan dalam tubuh kita saat kita terkena sinar matahari,” jelas Abdelmoity.

Lantas, apa saja manfaat vitamin Dkhususnya bagi wanita?

“Vitamin D sangat penting untuk pertumbuhan tulang, karena membantu penyerapan kalsium dan berbagai proses lain dalam pembangunan struktur tulang kita,” kata Abdelmoity.

BACA JUGA: Inilah Produk Skincare Halal bertaraf Internasional, Rekomended buat Muslimah (1)

Oleh karena keterlibatannya dalam proses pembentukan tulang, vitamin D menjadi sangat penting bagi wanita selama tahun-tahun melahirkan anak. Abdelmoity menjelaskan bahwa selama kehamilan, janin bergantung pada kalsium ibunya, dan pemberian kalsium kepada janin menjadi prioritas tubuh, sekalipun itu berarti kalsium diperoleh dari tulang ibu sendiri.

Efek paling nyata dari kekurangan vitamin D adalah pada integritas struktur tulang. Mereka yang kekurangan vitamin D berisiko lebih besar menderita osteoporosis, yaitu pelunakan tulang. Sehingga anak-anak yang tidak menerima susu yang diperkaya vitamin D memiliki risiko lebih besar terkena rakhitis, yang dapat menyebabkan masalah gigi, gangguan pertumbuhan, dan penurunan tonus otot, di antara gejala lainnya.

Selain perkembangan tulang, vitamin D telah terbukti penting dalam fungsi tubuh lainnya, sistem kekebalan. Itu juga terlibat dalam siklus hidup sel manusia. Kekurangan vitamin ini sekarang dikaitkan dengan berbagai bentuk kanker dan penyakit jantung. []

SUMBER: ABOUT ISLAM

 



Source link

SebelumnyaJangan Datang ke Dukun Jika Tak Ingin Dapat Ini… SesudahnyaInilah Mualaf Inggris Pertama yang Pertama Kali Terjemahkan Alquran

Berita Lainnya

0 Komentar