Bagi Perempuan Haid yang Tak Bisa Puasa di Hari Arafah…
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

Bagi Perempuan Haid yang Tak Bisa Puasa di Hari Arafah…

Terbit 24 July 2020 | Oleh : Admin | Kategori : arafah / Hadits / haid / Islam 4 Beginner / puasa / zulhijjah


PEREMPUAN seringkali merasakan permasalahan ketika hari-hari tertentu. Apalagi di hari penting ini, yakni hari Arafah. Di mana, pada hari ini kita dianjurkan untuk berpuasa. Sebab, orang yang mampu berpuasa di hari ini, ia akan memperoleh keberkahan. Bahkan, Rasulullah SAW mengatakan bahwa dosanya akan diampuni oleh Allah SWT.

Mendengar hal itu, tentu begitu menggiurkan bukan? Begitu pula bagi kaum perempuan. Hanya saja, seringkali tamu tak diundang datang pada waktu yang kurang tepat. Ya, haid menjadi penghalang seorang perempuan dalam melaksanakan puasa. Tetapi, tak perlu khawatir. Masih ada hal lain yang bisa dilakukan di hari Arafah ini. Bagaimana caranya?

BACA JUGA: Arafah, Hari Pembebasan Neraka

Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, Nabi SAW bersabda, “Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah,” (HR. Tirmidzi no. 3585. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Maksudnya, inilah doa yang paling cepat dipenuhi atau terkabulkan (Lihat Tuhfatul Ahwadzi, 10: 33).

Ya, berdoa di hari ini bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk oleh seorang perempuan yang sedang haid. Mengapa berdoa dikhususkan di hari Arafah? Sebab, pada hari ini, doa mustajab, yakni cepat dikabulkan oleh Allah SWT.

Hari Arafah begitu istimewa. Bahkan, bulan Zulhijjah termasuk bulan yang lebih baik daripada bulan Ramadhan. Terkhusus pada sembilan Zulhijjah ini, Allah melimpah curahkan kasih sayang kepada hamba-hamba-Nya yang berusaha untuk lebih dekat dengan-Nya. Maka, tak heran jika di bulan ini, berdoa akan langsung dipenuhi oleh Allah.

BACA JUGA: Ini Keutamaan Sepuluh Hari Awal Bulan Dzulhijjah

Para salaf dahulu saling memperingatkan pada hari Arafah untuk sibuk dengan ibadah dan memperbanyak do’a serta tidak banyak bergaul dengan manusia. ‘Atho’ bin Abi Robbah mengatakan pada ‘Umar bin Al Warod, “Jika engkau mampu mengasingkan diri di siang hari Arafah, maka lakukanlah,” (Ahwalus Salaf fil Hajj, hal. 44).

Do’a ini bagi yang wukuf dimulai dari siang hari selepas matahari tergelincir ke barat (masuk shalat Zhuhur) hingga terbenamnya matahari. Sedang untuk kita yang tidak berhaji, kita bisa kapan pun untuk berdoa. Dan alangkah lebih baik jika doa itu diutarakan di waktu shalat tahajud, ketika banyak orang terlelap dalam tidurnya. []

Tulisan ini Bagi Perempuan Haid yang Tak Bisa Puasa di Hari Arafah… pertama diangkat pada Islampos.



Source link

SebelumnyaPernah Inginkan Azan di Hagia Sophia, Doa Muazin Ini Terwujud SesudahnyaSegarnya Berwisata ke Kebun Teh Taraju di Tasikmalaya

Berita Lainnya

0 Komentar