7 Kekuatan Dahsyat Basmalah
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

7 Kekuatan Dahsyat Basmalah

Terbit 8 March 2021 | Oleh : Admin | Kategori : 7 Dahsyatnya Kekuatan Basmalah / basmalah / Hadits / Kekuatan Basmalah / Tahukah Anda


BASMALAH atau bismillah adalah kalimat pertama dalam Alquran. Bila akan melakukan aktivitas kita dianjurkan untuk membaca basmalah terlebih dahulu. Tapi, kebanyakan orang lupa dan bahkan tidak menghiraukan anjuran tersebut. Padahal kalimat basmalah ini memiliki kekuatan yang amat sangat besar bagi kita.

Jabir bin Abdullah berkata: “Saat bismillahir rahmanir rahim turun, mendung tebal bergeser dan bergerak ke arah timur dan angin pun terhenti, air laut bergelora dan bergelombang, hewan-hewan mendengarkannya dengan seksama, dan setan-setan dilempari bintang dari arah langit. Dan Allah bersumpah dengan kemuliaan dan keagungan-Nya, bahwa tidaklah sesuatu dinamakan dengan menggunakan nama-Nya kecuali Allah akan memberkahinya,” (Tafsir Ibnu Katsir: 1/22 dan Fathul Qadir: 1/18).

Lalu Aisyah menguatkan apa yang dinyatakan Jabir di atas dengan perkataannya: “Saat-saat bismillahir rahmanir rahim turun, bergetarlah gunung-gunung, sampai para penduduk Mekkah mendengar gemuruhnya.

Mereka berkata ‘Muhammad telah menyihir gunung-gunung.’ Lalu Allah mengirim mendung tebal hingga menaungi para penduduk Mekkah.

BACA JUGA: Keutamaan Basmallah, Apa saja?

Lalu Rasul ﷺ bersabda, ‘Barangsiapa membaca basmalah dengan keyakinan yang mantap, maka gunung-gunung akan bertasbih bersamanya, hanya saja dia tidak mendengar suara tasbihnya sama sekali,” (HR. Abu Na’im dan ad-Dailami).

Berikut ini beberapa riwayat yang menjelaskan dahsyatnya lafadz basmalah bila diucapkan oleh seorang mukmin dengan hati yang khusus dan yakin, sehingga ia bisa merasakan kebesaran Allah dan membenarkan sabda Rasul-Nya.

Melemahkan Kekuatan Setan dan Mengecilkan Bentuknya

Apakah basmalah bisa membuat setan loyo dan mengecil? Pertanyaan seperti itu selalu timbul bila kita tidak tahu keagungan dan untaian lafadz basmalah , dan juga tidak menyadari siapa yang memiliki lafadz tersebut.

Jangankan setan yang lemah dan pengecut, gunung yang besar dan kokoh pun luluh lantak bila diturunkan Alquran padanya. Sebabnya, marilah kita simak dengan seksama dan kita pahami dengan kaca mata keimanan kita, apa sabda Rasul ﷺ berikut ini agar keraguan yang masih menyelimuti hati kita cepat sirna.

Dari Walid Abdul Malih, dari seorang lelaki ia berkata: “Aku pernah dibonceng Rasul di atas keledainya. Saat keledai itu tersandung, aku berkata: ‘Celakalah setan!’

Rasul bersabda, ‘Janganlah berkata seperti itu sebab setan akan membesar sampai sebesar rumah lalu berkata: ‘Aku telah membantingnya dengan kekuatanku.’ Akan tetapi bacalah bismillah, sebab bila kamu baca itu (bismillah) ia akan mengecil hingga sekecil lalat,” (HR. Abu Daud dan Nasai, dan dishahihkan al-Albani).

Oleh sebab itu janganlah selalu mengaitkan kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar kita atau musibah besar yang ada dengan ulah dan rekayasa setan. Apalagi sampai meyakini bahwa setanlah sebagai pelaku utamanya.

Sebab perbuatan seperti itu bisa menafikan kekuasaan Allah sebagai pengatur jagat raya ini atau paling tidak kita termasuk orang yang menduakan Allah bila berkeyakinan seperti itu. Justru kita harus mengambil hikmah atau pelajaran dari setiap kejadian, yang bisa mendekatkan diri kita pada Allah dan semakin takut dengan adzab-Nya.

BACA JUGA: Pendapat para Ulama soal Baca Basmallah dalam Surat Al-Fathihah ketika Shalat

Membuat Setan Muntah-Muntah

Memang setan yang berasal dari jin tidak bisa kita lihat bentuk aslinya. Tapi sifat dan tabiat mereka hampir sama dengan sifat manusia. Mereka bisa marah, sedih, senang atau gembira. Mereka juga makan dan minum dan terkadang mereka juga bisa muntah-muntah.

Dan tahukah Anda bacaan apa yang bisa membuat setan  muntah-muntah? Bacaan tersebut adalah basmalah. Bila seseorang lupa membaca basmalah di permulaan makan, lalu ingat di tengah-tengahnya atau menjelang akhirnya, lalu membaca basmalah, maka setan akan memuntahkan apa yang telah dimakannya bersama orang tersebut. Inilah informasi keghaiban yang bisa kita ketahui dari sabda Rasul ﷺ sebagai berikut.

Umaiyah bin Makhsyi berkata: “Saat Rasul ﷺ sedang duduk, ada seorang laki-laki sedang makan dan tidak baca bismillah sampai makannya hampir habis hanya tinggal satu suapan.

Lalu saat dia menyuapkan suapan itu ke mulutnya, dia membaca: ‘bismillahi awwalahu wa akhirahu’ (Dengan nama Allah di awal dan di akhirnya). Lalu tertawalah Rasul ﷺ, lalu bersabda, ‘Setan masih terus makan bersamanya, tapi saat dia membaca bismillah, setan  pun langsung memuntahkan apa yang ada di perutnya’,” (HR. Abu Daud).

Memblokir masuknya Setan ke Rumah

Banyak orang yang salah kaprah dalam mengambil solusi atau salah langkah dalam mengambil sikap, saat ingin membentengi rumahnya dari gangguan setan.

Ada yang menanam jimat dalam area pekarangannya, menempel rajah dalam rumahnya atau memanggil ‘orang pintar’ dan dukun untuk memasang pagar ghaib. Padahal pagar ghaib yang mereka lakukan tidak sesuai dengan tuntunan Rasul ﷺ, alias menyimpang dan sesat.

Sebetulnya setiap muslim bisa melakukan sendiri untuk membentuk pagar ghaib bagi rumahnya dengan cara yang islami, tidak usah mendatangkan mereka (dukun-dukun). Dan pagar ghaib yang ditawarkan Islam sangat sederhana, tidak butuh sesajen atau tumbal atau pun gerakan-gerakan silat dan mantera-mantera.

Yang dibutuhkan hanyalah keyakinan kita yang mantap terhadap keagungan dan kekuasaan Allah, serta keikhlasan yang tulus saat melakukannya. Yaitu dengan membaca basmalah saat masuk rumah atau menutup pintu, niscaya setan akan terblokir dan terhalang untuk masuk rumah kita. Seperti sabda Rasul ﷺ dalam hadits berikut,

Rasul ﷺ bersabda, “…Dan tutuplah pintu kalian seraya membaca bismillah, sebab setan tidak akan mampu membuka pintu yang tertutup (dengan baca bismillah)…,” (HR. Bukhari dan Muslim).

BACA JUGA: Kenapa QS At Taubah Dimulai tanpa Basmallah?

Memproteksi Diri dari Gangguan Setan Sepanjang Hari

Setan adalah musuh utama hamba-hamba Allah yang beriman. Dan mereka akan selalu menggoda dan mengganggu hamba-hamba-Nya sampai hari kiamat.

Tapi para manusia ada yang menyadari hal itu, lalu membentengi diri mereka dari gangguan setan. Dan ada juga yang tidak menyadarinya sehingga mereka menjadi sasaran tembak yang mudah dibidik. Bahkan ada dengan sadar atau tidak, malah menjadikan setan sebagai teman dan pengawal hidupnya.

Orang yang berakal sehat pasti akan berusaha sekuat tenaga untuk membentengi dirinya dari musuh-musuhnya, termasuk setan. Dan Islam telah mengajarkan pada para pemeluknya bagaimana cara membentengi secara benar.

Tidak dengan benda-benda keramat atau jimat-jimat sesat. Apalagi dengan mendatangi dukun-dukun yang notabene mereka adalah agen-agen setan di bumi ini. Perbentengan diri yang diajarkan Rasul ﷺ sangatlah mudah, dengan membaca doa-doa di waktu pagi dan sore.

Salah satu doa yang dianjurkan oleh Rasul ﷺ adalah basmalah ditambah lafadz lain sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Utsman bin Affan berikut ini.

Utsman bin Affan berkata: “Saya mendengar Rasul ﷺ bersabda, ‘barang yang membaca doa ini disaat sore tiba: ‘Dengan nama Allah (bismillah), yang dengan (nama)-Nya tidak akan bisa membahayakan sesuatu pun yang ada di bumi dan di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (tiga kali), maka ia tidak akan ditimpa musibah yang tiba-tiba sampai pagi hari. Dan barangsiapa yang membacanya di sore hari, maka ia tidak akan ditimpa musibah yang tiba-tiba sampai sore hari,” (HR. Tirmidzi, dan dishahihkan al-Albani).

Perisai Diri dari Kerajaan yang Ada di Luar Rumah

Sering kita membaca kabar di media cetak atau menyaksikan berita di televisi, atau pun mendengar dari penuturan teman akan banyaknya kejahatan dan tindakan kriminalitas di jalan-jalan.

Ada yang bentuknya kriminalitas murni dengan menggunakan tenaga manusia saja, dan ada juga kriminalitas yang melibatkan jin atau setan dengan memakai ilmu hitam atau sihir.

Kedua kejahatan tersebut pelakunya adalah setan, setan yang berasal dari golongan jin dan setan dari golongan manusia. Atau memang hasil kolaborasi dan kerja sama antara keduanya.

Rasul ﷺ telah mengajarkan pada kita suatu doa yang bisa menjadi perisai diri yang ampuh dari berbagai macam kejahatan yang ada Insya Allah diri kita akan senantiasa dalam penjagaan Allah dari hal-hal yang tidak kita inginkan saat kita berada di luar rumah.

Dengan membaca basmalah dan doa yang telah diberitahukan Rasul ﷺ pada kita dalam hadits berikut, insya Allah kita akan aman dari segala macam gangguan yang ada di luar rumah. Bacaan tersebut kita baca saat keluar dari rumah.

Anas bin Malik berkata: Rasul ﷺ bersabda, “Barangsiapa keluar dari rumahnya membaca: bismillah, aku bertawakkal pada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali bersama Allah,” maka dikatakan padanya: ‘Kamu telah tercukupi dan terlindungi,’ dan setan pun akan menjauh darinya’,” (HR. Abu Daud dan dishahihkan al-Albani).

Menutup Penglihatan Jin

Bila ingin menutup penglihatan manusia kita bisa menutup matanya dengan telapak tangan, kain yang tebal atau diberi kacamata seperti kacamata kuda. Agar mata mereka tidak jelalatan dan liar.

Kalau tidak begitu kita harus menutup aurat kita dengan kain yang tidak transparan dan juga tidak ketat. Dan bila kita ingin menanggalkan pakaian, maka kita harus mencari tempat yang tertutup dan tidak tembus pandang. Dengan itu aurat kita akan terlindung dari mata manusia.

Tapi bagaimana kalau kita ingin menutup pandangan jin, agar aurat kita tidak menjadi tontonan yang gratis bagi mereka? Sebab mereka selalu mengikuti kita di mana saja, termasuk saat dalam kamar atau bilik dan ruangan tertutup.

BACA JUGA: Baca Alquran di Pertengahan Surat, Harus Diawali Basmallah atau Cukup Ta’awudz saja?

Islam telah mengajarkan kita cara untuk menutup penglihatan jin, terutama saat kita menanggalkan pakaian atau mandi di kamar mandi, yaitu dengan membaca basmalah.

Anas bin Malik berkata: Rasul ﷺ bersabda, “Yang bisa menutupi aurat anak Adam (manusia) dari pandangan mata jin, saat hendak menanggalkan pakaiannya adalah membaca: “Bismillahi ladzi la ilaha illa huwa (Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selain Dia),” (HR. Ibnus Sunni).

Ali bin Abi Thalib juga berkata: Rasul ﷺ bersabda: “Sebagai penutup aurat anak Adam (manusia) dari pandangan mata jin, saat memasuki WC atau toilet adalah membaca bismillah,” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani).

Melindungi Generasi dari Gangguan Setan

Anak-anak kita adalah generasi penerus kita, mereka juga menjadi target sasaran gangguan setan sebagaimana kita juga. Banyak sekali orangtua yang tidak menyadari hal itu, atau berfikir bahwa anak-anak adalah masih suci yang tidak mungkin diganggu setan. Itu adalah pemikiran yang salah.

Sebab Alquran dan hadits telah menginformasikan pada kita bahwa anak juga menjadi sasaran bidik setan. Bahkan sejak awal kelahirannya setan sudah melakukan gangguan dan godaan. Jangan heran kalau menjumpai anak yang kesurupan, atau kena penyakit yang tidak wajar atau mengalami hal-hal aneh lainnya.

BACA JUGA: Inilah Dalil Anjuran Membaca Basmallah

Oleh sebab itu janganlah memberi kesempatan bagi setan untuk mencuri start, kita harus melakukan penjagaan dan perbentengan anak sejak dini, yaitu sejak mendatangi istri/suami kita dan melakukan persetubuhan.

Janganlah terlena dengan kehangatan dan kenikmatan, lalu kita melalaikan Tuhan. Awalilah kenikmatan Anda dengan menyebut nama Allah (baca basmalah) dan ditambah dengan membaca doa perlindungan. Rasul ﷺ  mengajarkan pada kita doa sebagai berikut.

Rasul ﷺ bersabda, “Bila salah seorang dari kalian ingin mendatangi isterinya (menyetubuhinya), bacalah! Bismillah, Ya Allah jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan dari yang akan Engkau rezekikan pada kami (anak). Sebab bila Allah mentakdirkan bagi keduanya seorang anak, maka setan tidak akan bisa mencelakakannya selamanya,” (HR. Bukhari dan Muslim). []



Source link

SebelumnyaPernah Didiskualifikasi karena Berhijab, Ini yang Dilakukan Noor Alexandria Abukaram – Islampos Sesudahnya3 Nafsu yang Harus Dijaga dan Dipelihara

Berita Lainnya

0 Komentar