7 Cara Menjemput Jodoh dalam Islam
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

7 Cara Menjemput Jodoh dalam Islam

Terbit 21 February 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Hadits / jodoh / jodoh dalam islam / menjemput jodoh / Siap Nikah


TELAH kita ketahui bahwa jodoh itu diatur oleh Allah SWT. Hanya saja, bila kita tidak berusaha mencarinya, maka cukup sulit jodoh itu menghampiri kita. Perlu adanya usaha untuk kita segera dapatkan jodoh.

Dalam Islam, telah diajarkan beberapa amalan untuk kita agar segera dapatkan jodoh. Apa sajakah itu?

Bagi Anda yang ingin segera dapatkan jodoh, maka lakukanlah upaya-upaya berikut ini.

Memperbaiki diri

Jika kita ingin mendapatkan jodoh yang shalih, maka kita harus menjadi orang yang shalihah juga. Itulah maksud Allah dalam firman-Nya:

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga),” (QS. [24]: 26).

BACA JUGA: Kisah Nabi Musa dan Jodoh Tidak Terduga

Memperbaiki diri disini pengertiannya ada dua, lahiriah dan batiniah. Secara lahiriah kita perlu menjadi orang yang bersih, rapi dan menjaga bau badan.

Tidak perlu berdandan yang berlebihan (tidak Islami), tapi perlu kelihatan sebagai orang yang menarik. Sebagian orang yang ingin menikah sangat berharap mendapatkan jodoh yang shalih, tapi ia sendiri orang yang salah (tidak shalih). Ini ibarat pungguk merindukan bulan.

Memiliki kriteria yang tidak muluk

Mengapa jodoh sulit datang kepada kita? Salah satunya mungkin disebabkan karena kriteria jodoh kita terlalu muluk. Kita ingin jodoh yang mapan, ganteng/cantik, berpangkat, keturunan baik-baik dan beriman.

Keinginan semacam itu sah-sah saja, tapi jika hal tersebut dijadikan syarat untuk jodoh kita maka kita telah mempersulit diri sendiri.

Itulah sebabnya Rasulullah mengatakan jika kita tidak dapat memperoleh semuanya, maka pilihlah yang agamanya paling baik.

Hal itu berarti mungkin saja jodoh kita orang yang miskin, tidak berpangkat, bukan keturunan orang baik, akan tetapi kita perlu menerimanya asalkan memiliki agama/akhlak yang baik. Jangan kita menginginkan kesempurnaan dari orang lain, padahal diri kita tidak sempurna.

Tidak putus asa berdoa

Jangan pernah berputus asa untuk berdoa. Doa yang baik untuk mendapatkan jodoh adalah doa yang terdapat dalam surah Al Furqon ayat 74:

“Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”

BACA JUGA: Sudah Ikhtiar namun Jodoh Tak Kunjung Datang, Kenapa?

Agar doa lebih terkabul, perhatikan juga adab-adab berdoa dalam Islam. Jadi jangan berdoa menurut versi kita sendiri. Berdoalah menurut apa yang diajarkan Allah dan Rasul-Nya kepada kita, niscaya doa kita insya Allah akan terkabul.

Ibadah sunnah diperbanyak

Agar jodoh kita semakin cepat datang, kita juga perlu mendekati Allah dengan ekstra dekat. Caranya tidak hanya mengandalkan ibadah wajib, tapi juga dengan menambah ibadah-ibadah sunnah (nawafil), seperti shalat tahajjud, shalat dhuha, shaum, tilawah al-Qur’an, infaq, dan lain-lain.

Lakukan ibadah sunnah ini secara rutin setiap hari agar iman kita bertambah dan do’a kita semakin dikabulkan Allah SWT.

Meminta tolong orang lain

Cara lain agar cepat mendapatkan jodoh adalah meminta tolong kepada orang lain yang reputasinya baik. Orang tersebut bisa saja guru mengaji, murobbi, teman, orang tua, saudara, dan lain-lain.

Jangan malu-malu untuk meminta bantuan kepada mereka dan jangan malu-malu juga untuk mengulangi permintaan kita secara rutin agar orang tersebut ingat bahwa kita meminta bantuan kepadanya.

Memperluas pergaulan

Cara yang lain agar cepat mendapatkan jodoh adalah memperluas pergaulan. Dengan pergaulan yang luas kita juga lebih banyak mendapatkan pilihan. Seringkali jodoh itu datang bukan dari perkenalan langsung, tapi dari kenalan teman kita.

BACA JUGA: Lagi Nunggu Jodoh, Bila Temu tanpa Ada Ragu

Bahkan dari kenalan dari kenalan teman kita. Itulah gunanya pergaulan yang luas. Ibarat seorang nelayan yang menebarkan jaringan yang luas untuk mendapatkan ikan yang lebih banyak.

Menyatakan keinginan secara langsung

Bisa juga seorang wanita mendapatkan jodoh dengan cara menyatakan langsung kepada lelaki yang kita taksir bahwa kita siap menikah dengannya. Ini adalah cara yang masih asing dalam budaya Indonesia.

Namun cara ini sebenarnya Islami, karena pernah dilakukan Khadijah RA kepada Nabi Muhammad SAW. Khadijah RA yang lebih dahulu menyetakan hasratnya kepada Nabi melalui perantaranya. []

 



Source link

SebelumnyaIni Dia Konvensi Umar bin Khattab atas Al-Quds SesudahnyaMengapa Para Sahabat Selalu Mengingat Rasul? – Islampos

Berita Lainnya

0 Komentar