4 Bahaya Akibat Langsung Tidur Setelah Makan
SEKILAS INFO
  • 3 detik yang lalu / Untuk menambahkan running text silahkan ke Dashboard > Sekilas Info
WAKTU :

4 Bahaya Akibat Langsung Tidur Setelah Makan

Terbit 18 February 2021 | Oleh : Admin | Kategori : Hadits / Kesehatan / langsung tidur setelah makan / makan / tidur / tidur setelah makan


APAKAH anda sering mengalami rasa kantuk setelah makan? Dalam kondisi kenyang, biasanya itulah posisi di mana tidur nikmat lebih nikmat.

Namun sebaiknya Anda mulai menghilangkan kebiasaan itu, karena langsung tidur setelah makan bisa menyebabkan berbagai gangguan bagi tubuh Anda.

Berikut bahaya yang bisa ditimbulkan jika langsung tidur setelah makan:

Berat badan naik

Untuk menurunkan berat badan, Anda harus membakar kalori lebih banyak dari kalori yang masuk ke tubuh, makan larut malam sangat berbahaya karena bisa membuat tubuh menumpuk lemak lebih banyak.

BACA JUGA: 4 Adab Tidur yang Mendapatkan Perlindungan Malaikat

Jika Anda lapar tengah makan, sebaiknya cobalah mengisi perut dengan makanan sehat seperti salad dan buah, bukan makanan tinggi kalori seperti kue atau pizza.

Rasa panas di dada

Berbaring setelah makan mungkin akan membuat merasa baik pada awalnya, tapi sementara tubuh beristirahat, sistem pencernaan akan bekerja keras.

Langsung tidur setelah makan bisa memicu sakit maag, yang disebabkan oleh kelebihan asam lambung sehingga menimbulkan rasa panas yang menyebar naik dari perut ke dada dan kadang sampai tenggorokan.

Refluks asam

Gastroesophageal reflux disease (GERD) atau refluks asam terjadi karena katup antara perut dan kerongkongan tidak menutup sepanjang jalan, hal ini memungkinkan asam lambung untuk kembali ke tenggorokan, yang menyebabkan sensasi terbakar. Berbaring ke sisi kanan setelah makan dapat memperburuk kondisi ini.

Stroke

Langsung tidur setelah makan juga dapat meningkatkan peluang untuk mengalami stroke, menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of Ioannina Medical School di Yunani.

BACA JUGA: Berapa Lama Tidur dalam Islam?

Penelitian yang difokuskan pada 500 orang sehat, menemukan bahwa orang yang menunggu paling lama antara makan dan tidur berada di risiko terendah mengalami stroke.

Teori pertama menyebutkan hal ini terjadi karena refluks asam lebih mungkin menyebabkan apnea tidur, yaitu henti napas saat tidur yang dapat meningkatkan risiko stroke.

Teori lain menjelaskan bahwa hal ini terjadi karena sistem pencernaan bekerja keras sehingga dampaknya meningkatkan tekanan darah, kadar gula darah dan mungkin juga mempengaruhi kolesterol yang meningkatkan peluang stroke. Namun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini.

Oleh karena itu mulailah dari sekarang untuk menahan kantuk, dan tidak tidur setelah makan, untuk mengurangi resiko penyakit di atas. []

SUMBER: DOKTERSEHAT.COM



Source link

SebelumnyaKarakter Dunia SesudahnyaJika Pandemi dan Resesi Membuat Dakwahmu Berhenti

Berita Lainnya

0 Komentar